Yth. Bapak Presiden Joko Widodo...
selanjutnya
 
Halo, Pak Presiden Joko Widodo.

Semoga Pak Presiden selalu dalam keadaan sehat dan bahagia selagi membaca surat ini.

Bagaimana, Pak, rasanya mengurus Indonesia? Pasti melelahkan, ya? Tapi saya yakin, selama Pak Presiden memiliki cita-cita (seperti halnya yang Bapak tuangkan di Nawa Cita) bagi tanah air tercinta ini, Pak Presiden semestinya senantiasa bersemangat. Tentunya, Pak Presiden masih teguh memegang prinsip "Kerja, Kerja, Kerja," kan, Pak?

Pak, disela-sela kesibukan Pak Presiden, semoga Bapak masih sempat mendengar perkembangan tentang peristiwa yang menimpa saudara kita, Novel Baswedan. Novel, yang pada 11 November 2017 ini genap menginjak waktu 7 (tujuh) bulan menjadi korban penyerangan oleh air keras seusai beribadah. Penyerangan tersebut adalah penyerangan yang serius, Pak. Serius dan keras, hingga kedua mata Novel sempat tak bisa melihat dengan sempurna, dan harus menjalani rangkaian perawatan medis yang juga serius dan menguras banyak waktu serta biaya.

Tujuh bulan telah berlalu pasca kejadian penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Dalam kurun waktu ini pula, kasus tersebut belum juga menemukan titik terang. Baik Mabes Polri, maupun Polda Metro Jaya, belum memberikan keterangan lebih dalam terkait kasus ini. Kendati sejumlah lapisan masyarakat sipil telah mengemukakan beberapa hasil temuan terkait dengan kejanggalan-kejanggalan proses penyidikan yang dilakukan oleh penyidik Polri yang menujukan bahwa ada ketidakmauan Polri untuk mengungkap secara serius dan terang benderang, kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan belum kunjung mengalami kemajuan berarti. Bahkan, diperparah dengan adanya upaya-upaya kriminalisasi 'musiman' sebagai 'serangan balik' terhadap Novel Baswedan.

Beberapa waktu ke belakang, pihak Kepolisian RI malah melepas 3 (tiga) orang saksi yang diduga keras menjadi pelaku penyerangan, menyatakan bahwa sidik jari pelaku pada gelas yang dibawa untuk menyerang Novel hilang dan tidak merilis rekaman CCTV penyerangan kepada Novel. Alih-alih fakta di atas, gembar-gembor usaha Kepolisian RI mengungkap kasus ini, seolah cukup hanya sampai pada langkah memunculkan sketsa wajah orang yang diduga keras merupakan pelaku penyerangan, tanpa adanya tindak lanjut berikutnya yang mumpuni. Tak hanya itu, Kepolisian RI juga belum kunjung memanggil pihak-pihak yang memiliki informasi penting yang ada dalam BAP Novel.

Pak Presiden Joko Widodo yang terhormat,

Surat ini tak lain dan tak bukan bertujuan untuk mengingatkan Pak Presiden dan segenap pihak terkait bahwa kasus penyerangan air keras terhadap Novel Baswedan belum usai, selama kasus ini belum kunjung secara tuntas diselesaikan.

Surat ini ingin menyuarakan dan menegaskan kepada Presiden bahwa masyarakat masih menagih janji penyelesaian kasus Novel, dan sebagai bentuk kepedulian publik yang diharapkan dapat menjaga semangat Novel serta keluarga dalam proses penyelesaian perkaranya.

Lebih mendetil lagi, melalui surat ini pula kami ingin menagih komitmen Pak Presiden Joko Widodo terkait dengan pengungkapan kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan, diantaranya untuk:

1. Segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta Independen untuk mengungkap kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan

2. Mengevaluasi kinerja POLRI dalam melakukan penyidikan kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan, mengingat sudah sangat berlarutnya kasus ini

Terakhir, perkenankanlah kami mengakhiri surat berisi keresahan, kegelisahan dan harapan kami akan terwujudnya keadilan di negeri ini, dengan sekali lagi meminta Pak Presiden Joko Widodo menunjukkan keseriusan Bapak untuk memberantas korupsi dan menegakkan keadilan berbasis hak asasi manusia di negara ini secara segera, tanpa ada tunda-menunda lagi.

 
Nama *

 
Pekerjaan *

 
Jenis kelamin *


 
Usia saya... *

dalam angka
 
Isi surat saya adalah sebagai berikut... *

 
Demikian yang bisa saya sampaikan kepada Bapak Presiden selaku warga negara yang peduli.

Thanks for completing this typeform
Now create your own — it's free, easy & beautiful
Create a <strong>typeform</strong>
Powered by Typeform